Dampak Buruk Yang Bisa Terjadi Jika Anda Makan Makanan Terlalu Pedas

Berita Terbaru – Makanan super pedas seringkali jadi kesukaan beberapa orang. Tetapi, berhati-hati waktu menyantapnya. Pasalnya sebagian orang ini alami hal ironis sesudah konsumsi makanan super pedas.Makanan pedas sudah jadi budaya serta pola hidup terutamanya buat orang Indonesia. Pedasnya sambal atau cabai serta tidak dapat dipisah dari rutinitas makan orang Indonesia.

Dampak Buruk Yang Bisa Terjadi Jika Anda Makan Makanan Terlalu Pedas

Dalam beberapa riset temukan jika makanan pedas bisa tingkatkan nafsu makan. Tetapi, kamu harus waspada setiap saat menakar tingkat kepedasan pada makanan yang kamu pilih. Bila begitu pedas dapat menimbul permasalahan kesehatan badan.

Seperti yang dirasakan oleh sebagian orang ini. Karena hanya nekat konsumsi makanan super pedas, mereka alami hal ironis seperti kerongkongan robek sampai meninggal.

Yang pertama adalah Kerongkongan Robek

Kerongkongan robek dirasakan oleh seorang pria sesudah konsumsi makanan super pedas. Makanan itu berbentuk hamburger yang selanjutnya dikasih taburan taburan cabai tipe ghost pepper. Tipe cabai itu adalah salah satunya cabai terpanas di dunia.

Serta level panasnya 2x kemampuan lada habanero. Waktu mengonsumsi hamburger itu, pria itu langsung menenggak enam gelas air sebab dia merasakan sakit perut serta sesak di dada sampai pada akhirnya alami muntah hebat.

Menurut adukan masalah dalam The Journal of Emergency Medicine, pria itu selekasnya dibawa ke UGD, rumah sakit ditempat untuk dicheck. Dokter yang mengatasi lakukan rontgen serta CT scan serta temukan robekan sebesar 2,5 cm di kerongkongannya.

Beberapa dokter dari University of California di San Francisco memberikan laporan jika kerongkongan pria jadi robek bukan karena hanya panasnya makanan super pedas yang dikonsumsi saja, tetapi sebab waktu dia muntah hebat. Hal itu membuat pria itu harus dirawat di rumah sakit sepanjang 20 hari.

Yang kedua adalah Kehilangan Pendengaran

Konsumsi makanan super pedas sempat juga membuat seorang koki pria asal London, Inggris ini kehilangan pendengarannya. Dia ialah Ben Sumadiwiria yang waktu itu punya niat ingin makan mie berisi 100 cabai dalam suatu restoran kecil yang berada di Indonesia.

Jumlahnya cabai yang dipakai membuat mie itu jadi berasa panas, serta lebih panas dari saus Tobasco. Selanjutnya Ben nekat untuk mengonsumsi mie itu hingga membuat dianya kehilangan pendengaran untuk sesaat waktu, lapor Mirror UK.

Waktu mengonsumsi mie, Ben terlihat berkeringat sampai membuat tubuhnya jadi basah kuyup. Diluar itu dia langsung merasakan pusing, muntah serta pada akhirnya harus melepas bajunya. Sebab menganggap terbakar, Ben membasahi kepalanya ke air supaya jadi dingin.

“Bibirku terbakar serta saya tidak dapat rasakan apa-apa. Saya telah makan wasabi serta banyak makanan panas yang lain, serta saya akan mengambilnya tiap hari di atas mie itu,” tutur Ben dalam video di kanal youtubenya.

Yang ketiga adalah Alami Kram serta Tidak Dapat Buang Air Kecil

Seorang pria namanya Ethan Rawlinson alami kram kronis sampai membuat dianya tidak dapat buang air kecil, sesudah ikuti satu rintangan untuk konsumsi makanan super pedas. Makanan itu berbentuk ayam yang dibumbui berbentuk lada Carolina Reaper

Rintangan konsumsi makanan super pedas itu dikerjakan di Timur Laut Inggris. Bukannya jadi juara serta mendapatkan hadiah, Ethan malah harus dibawa ke rumah sakit di wilayah ditempat. Itu sebab di tengahnya dia tengah melahap ayam, dia merasakan kram di tubuhnya.

Serta keadaan itu membuat dianya tidak dapat buang air kecil, seperti yang dikutip dari Daily Mail. Ethan bukan salah satu peserta yang perlu dibawa ke rumah sakit. Beberapa peserta lain alami hal sama.

Tetapi, beberapa korban tidak dapat mempersalahkan faksi pelaksana, sebab sebelum mereka ikuti rintangan konsumsi makanan super pedas, mereka sudah tanda-tangani satu pengakuan. Dalam pengakuan itu faksi pelaksana menjelaskan jika ayam itu sudah berlumur lada Carolina Reaper.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *