Inilah 4 Alasan Kenapa Xavi Tidak Ingin Melatih Barcelona

Berita Terbaru – Xavi pernah mengungkapkan jika dianya memiliki mimpi untuk melatih Barcelona satu hari kelak. Tetapi demikian penawaran itu hadir ke hadapannya, dia malah menampik. Kenapa demikian? Pada saat masih aktif jadi pemain, Xavi habiskan sejumlah besar waktunya bela Barcelona. Dia tampil sekitar 767 kali di semua persaingan, cetak 85 gol, serta persembahkan keseluruhan 25 gelar.

Inilah 4 Alasan Kenapa Xavi Tidak Ingin Melatih Barcelona

Baru, di penghujung karirnya, dia putuskan untuk geser ke Al Sadd. Dia bela club asal Qatar itu sepanjang empat musim sampai selanjutnya putuskan untuk gantung sepatu di tahun 2019. Sesudahnya, Xavi meneruskan kebersamaannya dengan Al Sadd jadi pelatih. Beberapa waktu sesudahnya, penawaran dari Barcelona hadir. Satu penawaran yang sebaiknya tidak dapat tidak diterima oleh pria 39 tahun itu.

4 Alasan Xavi

Yang pertama adalah Menghormati Ernesto Valverde

Xavi ingin menghormati pelatih Barcelona sekarang, Ernesto Valverde. Toh, perolehan bekas pelatih Athletic Bilbao itu tidak demikian jelek selama ini. Xavi tahu jika dianya akan memperoleh jabatan pelatih Barcelona satu hari kelak. Dia yakini jika memperoleh jabatan pelatih Barcelona dengan semacam ini tidak arif.

Yang kedua adalah Menghormati Al Sadd

Barcelona memang memiliki layanan besar pada Xavi jadi seorang pemain. Tetapi untuk masalah kepelatihan, Al Sadd ialah club yang memberikannya peluang untuk meniti karier di dunia itu. Kontraknya selesai tahun 2021. Serta rencanaya, dia akan habiskan kontraknya lalu jadi pelatih Tim nasional Qatar. Tetapi gagasan itu kelihatannya akan gagal sebab penawaran dari Barcelona akan tiba pada bulan Juni kelak.

Yang ketiga adalah Loyalitas pada Pemainnya

Penawaran melatih Barcelona jelas lebih menarik daripada apa yang dia punya saat ini. Tetapi mengkhianati keyakinan pemainnya ialah satu hal yang tidak ingin Xavi kerjakan. Belakangan ini, Al Sadd sukses sampai final Piala Qatar serta akan bertemu dengan club paling baik di Qatar, Al Duhail. Serta dianya dipercaya ingin menyelesaikan pekerjaan itu terlebih dulu sebelum selanjutnya geser ke Barcelona.

Yang terakhir adalah Loyalitas Kepribadian pada Victor Font

Awalnya sempat tersebar berita jika Xavi memiliki permasalahan serius dengan presiden Barcelona sekarang, Josep Maria Bartomeu. Tetapi pertemuannya dengan Oscar Grau serta Eric Abidal menunjukkan jika itu cuma rumor semata. Tapi, dia dipercaya masih punya loyalitas dengan Victor Font yang disebut calon presiden Barcelona, yang berkompetisi dengan Bartomeu. Penentuan akan berlangsung di tahun 2021, dimana Xavi dapat menggantikan Barcelona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *