Ternyata Persainan Sepak Bola Di Liga 2 Cukup Keras Menurut Bobby Satria

Berita Terbaru – Ternyata persaingan dan pertandingan – pertandingan di liga 2 atau kasta kedua dari Persepak bolaan indonesia tidak bisa dianggap remeh. Bobby Satria bicara masalah kerasnya kompetisi yang berlangsung di Liga 2 Indonesia.

Ternyata Persainan Sepak Bola Di Liga 2 Cukup Keras Menurut Bobby Satria

Menurutnya, kekerasan dalam sepak bola masih ramai berlangsung di kelas ke-2 persaingan utama sepak bola Indonesia itu, bahkan juga mendekati jadwal puncak seperti saat ini. Bobby menjad korban terbaru diperputaran ke-2 Liga 2. Dia terjebak insiden bentrokan waktu bela Sriwijaya FC hadapi Persewar Waropen di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (9/11/2019) kemarin.

Waktu itu, dia berbenturan saat ingin menjemput bola sepakan sudut. Hasilnya dia alami cedera dibagian kepala serta harus ditandu keluar lapangan di menit ke-13. Dia lalu dibawa ke RSU Sidoarjo untuk memperoleh perlakuan. Didapati, dia mendapakan cedera sobek selama 5 cm hingga harus terima tiga jahitan.

Bobby sendiri tidak terkejut dengan kejadian seperti ini. Menurutnya, kekerasan di persaingan sepakbola masih majemuk didapati. Bukan sekedar di kelas ke-2 saja, dan juga dikasta penting Liga 1. “Liga Indonesia memang keras semua. Sebetulnya sama juga, Liga 1 sama kerasnya,” sebut pemain yang pernah bela team-team top Tanah Air, seperti Persebaya Surabaya, Kalimantan tengah Putra, serta Bali United itu.

Pemain 32 tahun ini memandang kejadian ini berlangsung sebab kurang maksimumnya ekspose Liga 2 hingga beberapa pemain yang berani lakukan beberapa tindakan yang melanggar nilai sportivitas. “Mungkin sebab beberapa orang biasanya masih konsentrasi dengan Liga 1 atau kelas paling tinggi. Banyak laga Liga 2 yang tidak ditayangkan dengan cara langsung hingga banyak kejadian kekerasan yang berlangsung di Liga 2,” tuturnya.

Sekarang, Bobby mengklaim keadaannya telah makin lebih baik. Dia siap juga kembali hadir untuk menjaga Sriwijaya FC yang ingin kembali pada kelas pertama. “Saya lihat kami masih punyai peluang untuk selamat. Tempo hari kami menang menantang Persewar Waropen, tapi Waropen sendiri bermain lumayan bagus, lalu seri musuh Partner Kukar,” katanya. “Jadi, mungkin saya lihat semua team mempunyai kualias yang sama,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *