Hukuman Berkurang Ahmad Dani Adakan Pertemuan Dengan Kuasa Hukumnnya

Berita Terbaru – Vonis hukuman untuk Ahmad Dhani dalam perkara ‘Vlog Idiot’ menyusut. Hasil itu didapatkan selesai team kuasa hukum Dhani ajukan banding di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. Jika hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 1 tahun penjara, PT Surabaya menurunkannya jadi 3 bulan penjara dengan 6 bulan eksperimen. Menyikapi pengurangan hukuman client-nya, salah satunya kuasa hukum Dahni, Aldwin Rahadian megapresiasi keputusan PT Surabaya itu.

Hukuman Berkurang Ahmad Dani Adakan Pertemuan Dengan Kuasa Hukumnnya

“Saya animo hakim banding dalam memberi putusannya, walau saya belum komplet baca seperti apa (cuplikan putusannya),” sebut Aldwin Rahadian waktu dihubungi wartawan, Kamis (7/11/2019) malam. Oleh karena itu, lanjut Aldwin, team kuasa hukum akan bekerjasama langsung dengan Ahmad Dhani buat ambil langkah yang pas. “Diluar itu, saya baru esok akan pengaturan dengan Mas Ahmad Dhani di Rutan Cipinang,” lebih Aldwin.

Walau demikian, Aldwin akui faksinya akan pelajari terlebih dulu keputusan hasil banding itu. Ditambah lagi, kata Aldwin, faksinya belum terima salinan sah keputusan vonis itu. “Tetapi namanya saya belum lihat putusannya. Sikapnya kelak seperti apa sesudah kita terima langsung serta baca komplet, jika tidak kan takutnya ada kesalahan,” paparnya. Didapati, dalam skema info pencarian perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Surabaya berisi Vonis hasil banding perkara ‘Vlog Idiot’ Ahmad Dhani itu pada Kamis (7/11/2019).

Perkara bernomor 1272/PID.SUS/2019/PT SBY itu diputus oleh tiga majelis hakim yang diketuai oleh PH Hutabarat, serta dua hakim anggota, Agus Jumardo serta RR Suryowati. Keputusan itu dikeluarkan pada Rabu (6/11/2019). Tidak hanya terima keinginan banding Ahmad Dhani serta jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Surabaya, majelis hakim mengubah keputusan Pengadilan Negeri Surabaya tanggal 11 Juni 2019 Nomor 275/Pid.Sus/2019/PN Sby mengenai vonis Ahmad Dhani. Ada 3 point penting dalam keputusan hakim itu, pertama mengeluarkan bunyi mengatakan terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo dapat dibuktikan dengan resmi serta memberikan keyakinan bersalah lakukan tindak pidana.

Ke-2, menjatuhkan pidana pada terdakwa oleh karenanya dengan pidana penjara sepanjang 3 (tiga) bulan. Serta ke-3, memutuskan jika pidana itu tak perlu ditempuh terkecuali bila masa datang ada keputusan hakim yang memastikan lain karena disebabkan terdakwa lakukan satu tindak pidana sebelum waktu eksperimen sepanjang 6 (enam) bulan selesai.

Didapati, 11 Juni 2019 lalu, Ahmad Dhani divonis 1 tahun penjara dalam perkara pencemaran nama baik lewat content ‘Vlog Idiot’. Ahmad Dhani dikatakan melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 mengenai Pergantian atas UU No.11 Tahun 2008 mengenai Info serta Transaksi Elektronika. Vlog “idiot” sendiri dikerjakan Ahmad Dhani November 2018 lalu di lobi hotel Majapahit Surabaya.

Sesaat, Dhani terlilit kasus hukum yang lain. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara pada suami anggota DPR RI, Mulan Jameela itu. Keputusan itu selanjutnya jadi setahun penjara sesudah team kuasa hukum Dhani ajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Semenjak 28 Januari 2019, Ahmad Dhani mendekam di LP Cipinang, Jakarta Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *