Minumlah Minuman Tradisional Yang Penuh Khasiat Ini

Berita Terbaru – Selain rasanya yang enak, minuman tradisionil dari kampung ini punyai manfaat menyehatkan. Berbahan simpel, mudah meraciknya. Minuman tradisionil dari kampung itu dibikin dengan manfaatkan rempah yang berada di alam sekitar. Seperti jahe yang dapat dibikin untuk pembuatan Bajigur, Bandrek serta Sekoteng.

Minumlah Minuman Tradisional Yang Penuh Khasiat Ini

Ada pula yang dibikin dengan air sadapan pohon nira sampai kulit kayu secang. Semua manfaatkan alam seputar serta banyak di jual di gerobak keliling atau warung tenda simpel. Minuman itu tidak cuma untuk minuman tradisionil yang ciri khas saja, tapi di ya mempunyai kandungan yang baik untuk kesehatan badan, seperti 3 minuman di bawah ini.

Yang pertama adalah Bajigur

Bajigur adalah salah satunya minuman ciri khas Jawa Barat. Bajigur biasa diberikan hangat-hangat, karena itu nikmati diminum saat cuaca dingin. Minuman Bajigur dibikin dengan memiliki bahan basic kopi yang digabung dengan gula aren serta santan. Semua bahan itu diaduk sampai rata sampai warnanya jadi kecoklatan.

Untuk meningkatkan rasa, waktu proses pengerjaan Bajigur ditambah lagi beberapa rempah seperti jahe, serta vanili. Selanjutnya di rebus sampai mendidih. Selanjutnya Bajigur itu diperlengkapi dengan penambahan berbentuk potongan kolang-kaling, serutan kelapa sampai roti.

Bajigur enak di nikmati saat hangat, ditambah lagi ditemani dengan rebusan pisang, ubi, kacang, serta singkong. Walau benar-benar simpel, tapi Bajigur tidak cuma jadi minuman tradisionil. Bajigur mempunyai manfaat untuk badan, dari mulai menyembuhkan rematik sampai meningkatkan nafsu makan. Bajigur biasa di jual di gerobakan yang keliling.

Yang kedua adalah Sekoteng

Sekoteng adalah minuman tradisionil yang datang dari Jawa Tengah. Sekoteng dibikin dengan kombinasi jahe untuk menghangatkan. Diluar itu ada juga beberapa kombinasi lain seperti kacang tanah, kacang hijau, potongan roti sampai pacar cina. Warga Jawa Tengah biasa konsumsi Sekoteng waktu malam hari.

Nyatanya buat orang Jawa, nama Sekoteng adalah singkatan dari “nyokot weteng” yang berarti menggigit perut. Itu sebab dampak hangat yang diberi dari Sekoteng. Sebetulnya Sekoteng adalah sajian ciri khas Cina, tapi diadaptasi oleh warga Jawa. Bedanya ada di isianya.

Sekoteng di Cina berisi buah-buahan, sesaat di Jawa Tengah lebih pada kacang-kacangan. Sekoteng dapat juga memberi faedah yang baik untuk badan. Dari mulai menangani rasa pusing di kepala, ngilu menstruasi sampai rasa mual. Sekoteng banyak ditawarkan di warung tenda simpel atau di gerobak keliling.

Yang ketiga adalah Bir Pletok

Walau bernama bir, tapi minuman ini tidak benar-benar membuat mabuk. Bir Pletok adalah minuman tradisionil ciri khas Betawi, serta tetap jadi minuman yang harus disajikan waktu acara-acara tersendiri. Bir Pletok dibikin dari beberapa bahan seperti lada, jahe, serta kulit kayu secang.

Kombinasi kulit kayu secang berikut yang membuat warna Bir Pletok jadi kemerahan. Semula Bir Pletok dibikin oleh orang Betawi ialah sebab waktu jaman kolonial, mereka seringkali melihat orang Belanda nikmati wine dalam satu perayaan. Orang Betawi juga di inspirasi untuk bikin minuman sama tanpa ada kombinasi alkohol.

Selain itu, Bir Pletok mempunyai manfaat untuk kesehatan badan. Seperti membuat lancar peredaran darah, menangani ngilu lambung, memilihkan radang sendi, menyembuhkan migrain sampai menghangatkan tubuh. Bir Pletok akan dikonsumsi oleh beberapa anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *