Penjelasan Kenapa Stefano Sensi Bisa Tampil Menggagumkan Bersama Inter Musim Ini

Berita Terbaru – Tampil di panggung Liga Champions 2019-2020 jadi satu antara kejadian yang asing buat rekrutan baru Inter Milan, Stefano Sensi. Nerazzuri baru datangkan Sensi dari Sassuolo dengan status pinjaman di bursa tranfer musim panas kemaren. Pemain berdarah italia itu telah bermain dalam dua laga di Liga Champions 2019-2020. Keseluruhan menit bermain Sensi pada dua pertandingan awal Liga Champions adalah 169 menit.

Penjelasan Kenapa Stefano Sensi Bisa Tampil Menggagumkan Bersama Inter Musim Ini

Pada pertandingan hadapi Barcelona, Kamis (3/10/2019) pagi hari WIB, Sensi bermain sampai menit ke-79 sebelum diganti Matteo Politano. Walau sebenarnya, ia bermain bagus dalam laga itu. Bersama dengan Nerazzuri, Stefano Sensi menjelma jadi satu antara andalan Antonio Conte. Sensi kelihatan benar-benar bagus dalam jaga atau menyalurkan bola ke depan.

Diluar itu, Sensi kadang-kadang lakukan tusukan ke pertahanan musuh untuk membuat kesempatan, serta cetak gol. Sekarang, Sensi juga mengoleksi tiga gol serta empat assist di Serie A. Catatan yang benar-benar bagus, ditambah lagi dianya baru bergabung dengan Inter Milan. Awal musim ini, Stefano Sensi tidak tergantikan di posisi tengah scuad Antonio Conte. Pemain berumur 24 tahun itu telah tampil delapan laga paling akhir dengan keseluruhan menit bermain sekitar 591 menit.

Banyak yang berasumsi, Sensi benar-benar pas dengan style kepelatihan Antonio Conte. Sudah diketahui, Conte adalah ciri-ciri pelatih yang keras. Hal itu tentu saja yang membuat pemain seperti Stefano Sensi jadi semangat dalam berlatih, hingga terus memberi yang paling baik.

Tidak hanya mengaplikasikan latihan keras, Antonio Conte membuat pemain Inter Milan lebih disiplin serta kondusif. Bahkan juga, beberapa waktu lalu Conte sempat mengadakan latihan tertutup untuk wujudkan hal itu. Antonio Conte berulang-kali menjelaskan pada anak asuhannya rintangan Inter Milan pada musim ini besar. Mereka harus hentikan supremasi Juventus yang telah delapan kali mendapatkan gelar juara Serie A.

Dapat dibuktikan, La Beneamata sukses mendapatkan nilai prima alias belum terkalahkan dalam enam pertandingan awal Serie A 2019-2020. Inter Milan masih unggul dua point dari Juventus yang berada di tempat ke-2. Sampai minggu ke enam, scuad bimbingan Antonio Conte itu baru kemasukkan dua gol serta telah masukkan 13 gol. Hal itu jadikan Inter Milan jadi team paling produktif di liga domestik.

Tidak hanya figur Conte, hadirnya beberapa pemain berkualitas diyakin jadi fakta mengapa Stefano Sensi tampil moncer bersama dengan Inter Milan. Adanya pemain top tentu saja membuat Sensi ingin berkompetisi untuk terus memperoleh tempat di starting XI. Untuk merebutkan tempat di posisi tengah, Stefano Sensi harus berkompetisi dengan Marcelo Brozovic, Antonio Candreva dan dua pemain baru, Nicolo Barella serta Valentino Lazaro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *