Setelah Amereka Kini Honduras Ikut Ikut Akui Yarusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Berita Terbaru – Yarusalem kota yang berada di negara palestina ini memang menjadi perebutan antara palestina dan israel sejak beberapa tahun silam dan konfilik itu pun belum selesai juga sampai sekarang. Kehadiran PBB Dan WTC belum cukup untuk bisa meredakan konfilik yang sudah berlangsung bertahun tahun itu. Setelah Amerika yang akui Yarusallem sebagai ibu kota isral kini giliran Honduras yang ikut ikut. Petinggi Palestina memberi respon sikap Honduras yang mengaku Yerusalem jadi ibu kota Israel serta buka kantor diplomatik di daerah itu. Palestina merencanakan melayangkan protes lewat PBB berkaitan ketetapan polemis yang diambil Honduras.

Setelah Amereka Kini Honduras Ikut Ikut Akui Yarusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Kementerian Luar Negeri Palestina menyebutkan ketetapan itu jadi ‘agresi langsung’ pada rakyat Palestina serta ‘pelanggaran terus-terang pada hukum serta legitimasi internasional’. “Honduras sudah bersekutu dengan beberapa negara jahat yang meremehkan hukum internasional serta dengan menyengaja mengakibatkan kerusakan keputusannya,” kata Hanan Ashrawi, anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, seperti dikutip Aljazeera, Jumat (30/8/2019). Ashrawi menjelaskan pemerintahan Palestina akan menilai jalinan dengan Honduras. Ia minta hukum internasional diaplikasikan dalam permasalahan ini.

“Status Yerusalem jadi kota yang diduduki di dukung oleh sejumlah besar negara, searah dengan keharusan hukum serta kepribadian mereka untuk menegakkan hukum internasional,” kata Ashrawi. Diluar itu Palestina mencela sikap Nauru. Negara kecil di Pasifik itu belakangan ini mengaku Yerusalem jadi ibu kota Israel. Makin kesini makin banyak negara yang tiba tiba mengakui kedudukan yarusallem sebagai ibu kota israel memang sangat aneh

“Nauru melanggar kewajibannya dibawah hukum internasional serta Piagam PBB dan harus bertanggungjawab atas pelanggaran ini,” kata Ashrawi. Nauru, yang tidak mempunyai ibu kota sah ditempati 13.000 masyarakat. Negara itu memberi surat pada perwakilan Israel di PBB pada 16 Agustus serta mengatakan ‘kehormatan’ dalam memutuskan itu.

Dikabarkan awalnya, Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez akan lakukan perjalanan ke Israel pada Jumat (30/8) untuk resmikan ‘kantor diplomatik’ di Yerusalem. Hal tersebut adalah sisi dari pernyataan Honduras atas Yerusalem jadi ibu kota Israel. Dikutip dari AFP, Rabu (28/8) Kantor diplomatik di kota yang disengketakan itu bisa menjadi perpanjangan dari kedutaan Honduras yang berbasiskan di Tel Aviv.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *