Bisakah Mengimplementasikan Mobil Listrik Di Ibu Kota Baru

Berita Terbaru – Kendaraan yang menggunakan bahan listrik memang menjadi salah satu agenda besar indonesia. Ya Diharapkan dalam beberapa tahun kedepan bangsa ini sudah bisa menggunakan kendaraan berbahan bakar listrik yang tentunnya bisa lebih menghemat dan meminamilir penggunaan bahan bensin karena hanya perlu mencharger saja. Nah yang menarik adalah wacana untuk menerapkannya di ibu kota baru.

Bisakah Mengimplementasikan Mobil Listrik Di Ibu Kota Baru

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah sah menginformasikan ibu kota baru di Kalimantan. Jadi kota baru, tempat ini dipandang pas menjadi sasaran penting peredaran mobil listrik. Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manajer PT Toyota Astra Motor (TAM), menjelaskan, bila lihat paparan dari kementerian tentang peningkatan ibu kota baru yang akan datang yang kelihatan lebih futuristik serta lebih kekinian, ada peluang mobil listrik untuk ke arah sana.

“Tetapi kan memerlukan sinkronisasi di antara infrastruktur, konsumennya, serta produsennya,” tutur pria yang akrab dipanggil Soerjo itu, dalam focus grup discussion mengenai “Analisis Implementasi Kendaraan Elektrifikasi (EV) Dalam Memberi dukungan Pemercepatan Kendaraan Bermotor Listrik jadi Industri Berkepanjangan Pascaterbitnya Perpres No 55/2019”, di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Tidak itu saja Soerjo menjelaskan apa saja yang harus kita penuhi agar bisa mewujudkan mobil listrik di ibu kota baru itu jadi tidak sembarangan, Soerjo memberikan tambahan, ada empat pemangku kebutuhan, diantaranya pemerintah tersebut, customer, produsen, serta penyuplai. Ke empat pemangku kebutuhan ini yang perlu bersinergi supaya peningkatan kendaraan listrik dapat berjalan secara baik. Awalnya, PT TAM kemungkinan akan membangun beberapa diler sah di calon ibu kota baru itu. Di Kalimantan Timur, sekarang Toyota baru mempunyai 7 outlet.

Awalnya, PT TAM kemungkinan akan membangun beberapa diler sah di calon ibu kota baru itu. Di Kalimantan Timur, sekarang Toyota baru mempunyai 7 outlet. “Pada intinya, Toyota akan berupaya untuk penuhi keinginan warga. Bila keinginan dari pasar baik dari bagian pembelian atau perawatan mobil memenuhi, pasti hal itu akan masuk ke studi kami untuk meningkatkan jaringan,” kata Soerjo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *