Punya Pengalaman Buruk Gary Neville Tak Mau Jadi Pelatih Lagi

Berita Terbaru – Salah satu pemain Legenda Man United Gary Neville memperjelas dia tidak akan ingin lagi untuk menjadi seorang pelatih. Gary sudah sempat diakui jadi arsitek Valencia pada musim 2015-16 kemarin. Dia ingin saja terima pekerjaan itu sebab awalnya mempunyai pengalaman bersama dengan Tim nasional Inggris. Dia jadi asisten pelatih di scuad The Three Lions dari tahun 2012 sampai 2016. Di Valencia, dia bekerja bersama dengan adiknya, Phil Neville.

Punya Pengalaman Buruk Gary Neville Tak Mau Jadi Pelatih Lagi

Gary ditunjuk untuk menjadi bos Valencia pada 2 Desember 2015. Ketetapan ini mengagetkan sebab dia dipandang kurang memiliki pengalaman serta tidak lancar berbahasa Spanyol. Di pertandingan pertamanya, Valencia hadapi dengan Lyon di Liga Champions. Hasilnya, teamnya kalah 2-0 yang membuat Vallencia harus pulang terlebih dahulu dari ajang Liga Champions.

Pada 3 Februari 2016, Valencia bertemu Barcelona di putaran pertama semi final Copa Del Rey. Bermain di Camp Nou, mereka digilas 7-0. Kekalahan ini terkena sebelumnya setelah Valencia bertanding tidak dapat mendapatkan satu kemenangan juga di La Liga dari delapan laga. Valencia baru dapat mencetak kemenangan pertamanya waktu melayani Espanyol pada 13 Februari 2016. Tetapi pada Maret 2016, Gary pada akhirnya ditendang dari club itu.

Keseluruhan dibawah asuhannya, Valencia cuma menang 3x dari 16 laga di liga. Team asuhannya itu tidak sudah pernah sekali juga dapat cetak clean sheet. Gary selanjutnya mengutarakan jika pengalaman itu dapat dibuktikan jadi satu evaluasi buat dianya, terutamanya dalam memastikan waktu depannya. “Tidak ada satu sisi juga dari saya yang bangun serta berpikir ‘Saya ingin ada di bagian kepelatihan’,” papar Neville pada BBC.

“Saya terjun ke manajemen di Valencia serta itu mungkin satu diantara kurva evaluasi paling baik yang sudah pernah saya punya. Itu ialah satu sentilan di telinga, terkadang Anda membutuhkannya dalam kehidupan. Saya lebih tertarik di ruangan dewan club atau disamping usaha,” akunya. “Bagian sepakbola yang saya gemari. Saya senang melihat laga tapi saya tidak mau ada di lapangan latihan, saya merasakan sudah lakukan sisi itu dalam kehidupan saya serta ingin move on,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *